Selasa, 05 November 2013

Love Jambi ♥

Kota  jambi, Gue bukan asli tinggal di jambi . Tapi Gue kuliah Di Universitas Jambi jadi otomatis gue tinggal di jambi. Oh iya kenalkan nama Gue rebbeca . Gue uda tinggal di jambi selama Hampir 2 tahun lamannya, 


Kota ini Harus kalian kunjungi, Kalian gak Bakal nyesal deh Untuk Liburan disini..
Disini juga gue nemuin cinta gue alias Pacar gue, Sebenarnya awalnya gue gak mau kuliah di jambi berhubung gue Sakit hati tinggal di jakarta karna pacar gue selinguhin gue jadi gue Pergi Ke jambi. Sekalian cari pasangan yang baru. HAHAHA 

Gue bakal cerita deh sama kalian gimana caranya gue ketemu dengan dia. Sebelumnya gue kedanau sipin cuma buat Holiday, Gue dengar dari orang disana itu tempat Yang baguss baget.. 
gue pikir itu cuma omongan mereka, Ternyata benar Disana Emang tempat yang keren pemanangan nya masih alami! 
Di tengah-tengah danau ada beberapa keramba ikan yang memang sengaja di buat oleh para petani ikan, dan juga terdapat sebuah rumah panggung yang digunakan sebagai tempat peristirahatan para petani ikan tersebut
Danau ini sangat ramai jika sore hari telah datang, banyak masyarakat kota jambi yang berkunjung kemari untuk menikmati semilir angin sore, dan pemandangan matahari terbenam “sunset”. Tempat ini sudah sangat ramai dipadati pengunjung saat jam telah menujukkan pukul 16:00 WIB, jalan di sekitaran daerah Danau Sipin akan sangat ramai hingga tak jarang terjadi sedikit kemacetan.
Sebagian besar masyarakat umum kota jambi yang datang ke Danau Sipin ini merupakan kalangan remaja hingga orang dewasa, jadi jangan heran jika elo disana akan menemukan sepasang kekasih yang tengah bersenda gurau di berbagai tempat, akan tetapi tidak hanya muda-mudi saja yang gemar datang kesana kalangan orang tua juga ada,
Karna menjelang sore hari gue tau bakal ramai makanya gue datang Pada siang hari, Gue hanya berniat memotret-motret pemandangan disana, Namun lo tau gue ketemu dengan cowok yang bernama Alexander menurutku dia orang yang baik, ramah dan yang penting Gue sama dia sama-sama suka memotrett!!

kami bersama dari siang sampai sore sama dia. Dia orang yang mengasikan menurut gue.. 
berhubung dia sudah lama tinggal di Jambi jadi gue bilang begini sama dia "Eh gue kan baru nih di jambi dan orang yang gue kenal cuma lo "
"Terus" jawab dia singkat 
"Lo mau gak jadi tour guide gue" 
"Oh boleh saja, Asalkan lo mau jadi model foto gue."
"Okey"
Dari hari itu kami sering baget jalan bareng.. Ngabisin waktu sama-sama.. Gue kadang kesel sama sifat Lola dia. sedangkan gue paling malas dengan orang yang Gak fokus dengan apa yang gue bilang..

terus teman yang harus lo kunjungin itu Taman mini Jambi kalau gak salah Lokasinya ada di Jl.Sunaryo, kecamatan jambi selatan 

habis dari taman mini Dia ngajak gue kenalan sama anak-anak yang tinggal di jambi. 
Orang disana ramah-ramah, Gue banyak dapat teman baru disana.. Gue jamin kalian gak akan nyesal pergi kesana, Selain danau Sipin sama Taman Mini masih ada beberpa tempat wisata disana yang asyik 
Salah satunya Tanggo rajo, Disana tempat nongkrongnya anak-anak Jambi.
Mereka disana biasanya lebih sering menyebutnya dengan nama Ancol Jambi. Tanggo rajo beradan di kawasan Rumah Dinas Gubernur Jambi Jl Sultan Thaha kecamatan pasar jambi Di tempat ini kamu bisa menghabiskan waktu bersama teman-temanmu dan ditempat ini juga gue jadian Sama alexander setelah kami saling mengenal selama 3 bulan 
Cukup kali ya gue cerita tentang Gue yang menemukan cinta baru di Jambi, HAHA 
Yang Pasti Gue bakal kasi tau kalian semua tentang apa sih yang ada di kota jambi ! 




Selain itu ada namanya Sungai batanghari 
Sungai terbesar dan terpanjang di Provinsi Jambi adalah Sungai Batanghari dengan panjang ± 1.740 km dan lebar sungai pada kisaran antara 200-650 meter. Hampir semua sungai baik sungai sungai induk maupun sungai bermuara di Sungai Banghari. Dari Sungai Batang Tebo dan Sungai Batang Tembesi  mempunyai daerah cakupan meliput hampir semua wilayah Provinsi Jambi. Hanya satu kabupaten yang agak jauh dari daerah aliran sungai Batanghari dan cabangnya yaitu Kabupaten Kerinci yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatra Barat.
Provinsi Jambi diketahui mempunyai 22 sungai yang terdiri dari 12 sungai induk dan 10 anak sungai. Sedangkan alur sungai sebanyak 13 sungai dengan 10 sungai induk dan 3 anak sungai sesuai dengan daerah kegiatan.
                             Tabel. Kondisi UMUM Air Sungai di Provinsi Jambi
No
Nama
Panjang
Dapat
Lebar
Lebat
Kedalaman

Sungai
(km)
Dilayari (km)
Max (m)
Min (m)
(m)
1
 Batanghari
1.74
1.44
650
200
12
2
 Batang Tebo
140
140
300
150
8
3
 Batang Tembesi
350
250
300
100
8
4
 Batang Tabir
245
150
150
50
5
5
 Batang Merangin
150
60
100
50
4
6
 Air Hitam Hulu
50
25
150
25
3
7
 Berbak
42
42
650
200
10
8
 Sadu
35
35
75
30
6
9
 Pemusiran
46
46
75
40
5
10
 Pengabuan
120
75
500
75
10
11
 Mandahara
112
70
200
70
7
12
 Betara
110
65
150
65
6
13
 Lagan
30
25
75
25
6









Selain sungai itu ada juga yang diesebut dengan mereka seberang kota jambi adalah tanah leluhur Anak bangsa asli Jambi Elo dapat menempuh sekitar 10 menit perjalanan dengan perahu menyusuri sungai batanghari sambil menikmati suasana sekitar, Kota sebrang menyuguhkan kepada anda suatu kawasan masyarakat asli jambi yang masih mempertahankan nilai-nilai luhur dan budaya asli, Peninggalan kuno dan antik seperti rumah tua, Barang-barang antik seni tradisional dan juga sebagai sebuah tempat sentra pembuatan batik jambi yang khas


Provinsi Jambi memiliki Penduduk asli yang terdiri dari beberapa suku bangsa, antara lain Melayu Jambi, Batin, Kerin­ci, Penghulu, Pindah, Anak Dalam (Kubu), dan Bajau

Sekilas adalah Sejarah Kota Jambi 
Pada Zaman Melayu kuno, Kota Jambi mendapatkan keuntungan dari aktivitas perdagangan antara Asia Barat dan Cina, oleh karena itu Negara Cina menjadi sumber informasi mengenai latar belakang sejarah Jambi.
Pada Tahun 1460 – 1907, Jambi yang dikenal akan Kerajaan Islam dikenal sebagai Melayu II. Ratu pertama dalam kerajaan ini adalah Selaro Putri Pinang Masak didampingi oleh suaminya bernama Datuk Paduko Berhalo.
Pada masa pemerintahan Sultan Abdul Kahar, colonial Belanda mendirikan perusahaan perdagangan mereka di Muara Kampeh.Namun tidak bisa bertahan lamanya pesaing asing dan penolakan dari orang-orang sekitar memaksa VOC menutup perusahaan pada tahun 1625. Ketegangan kembali berlanjut pada masa pemerintahan Sultan Abdul Jalil, beliau harus menghadapi banyak kendala seperti persaingan dengan Sultan Johor dan tekanan dari VOC sejak ia memberikan izin perdagangan ke Portugis di Sungai Batanghari. Akhirnya, karena berada di dalam tekanan beliau harus menyetujui persetujuan perjanjian kerjasama dengan VOC ditandatangani oleh anaknya, Pangeran Ratu Raden Penulis yang kemudian menjadi pengganti beliau dan mendapat gelar Sultan Abdul Mahyu Sri Ingolongo. Suatu ketika dalam periode 1665 – 1690, Sulatan Ingolongo ditangkap oleh Belanda dan diasingkan ke Pulau Banda. Penangkapan itu memicu aksi masyarakat dan puncaknya pada masa pemerintahan Sultan Thaha (1856 – 1904). Pada tahun 1907, Jambi sepenuhnya menyerah kepada kolonial Belanda.
Setelah Indonesia merdeka, gerakan masyarakat dan komunitas pemuda yang didirikan masyarakat Jambi untuk mendukung gerakan pemerintahan Indonesia. Namun, administrasi pemerintahan tidak berjalan mulus karena pemberontakan bergolak di seluruh daerah. Tahun 1948, provinsi Sumatera dibagi menjadi tiga dan Jambi menjadi Provinsi Sumatera Tengah. Administrasi pemerintahan mulai membaik setelah konferensi ‘Meja Bundar’. Tahun 1958, Sumatera Tengah dibagi menjadi tiga, salah satunya adalah Jambi.
Budaya nya juga beragam loh 
1. Provinsi Jambi berbagai budaya tetapi pada dasarnya berdasarkan budaya Melayu salah satunya sepanjang Sungai Batanghari, masih bisa dilihat orang yang tinggal di Rumah Panggung yang terbuat dari kayu lokal.
2. Batik dan Songket Jambi memiliki karakteristik yang berbeda dari provinsi-provinsi lain di Indonesia dengan karakteristik bunga-bunga.
3. Tari Rantak Kudo disebut begitu karena gerakannya yang menghentak-hentak seperti kuda, tarian ini dilakukan untuk merayakan hasil panen pertanian di daerah Kerinci dan dilangsungkan berhari-hari tanpa henti.
4. Tari Sekapur Sirih dilakukan untuk menyambut tamu yang dihormati dan ditarikan oleh remaja putri.
5. Tari Serengkuh Dayung menggambarkan tentang perasaan searah setujuan, kebersamaan dan ditarikan oleh penari putri.
6. Tari Baselang menceritakan tentang semangat gotongroyong masyarakat desa dan ditarikan putra putrid
7. Tari Inai untuk menghibur mempelai wanita yang sedang memasang inai di malam hari, sebelum duduk di pelaminan ditarikan Putra dan Putri.
8. Tari Japin Rantau menggambarkan prikehidupan masyarakat di pesisir pantai.

· Tempat Wisata
1. Perkebunan Teh Kayu Aro
Perkebunan ini dirintis tahun 1925 – 1928 oleh perusahaan Belanda NV HVA, perkebunan ini tercatat sebagai perkebunan teh tertua di Indonesia. Di tengah perkebunan terdapat “Aroma Pecco” yang merupakan sebuah taman dengan sebuah kolam yang pada zaman penjajahan Belanda dulu merupakan tempat penampungan air bagi perkebunan teh.

2. Masjid Kuno Pondok Tinggi
Masjid ini dibangun secara gotong royong oleh masyarakat dusun Pondok Tinggi pada Tanggal 1 Juni 1874 dengan dinding terbuat dari anyaman bambu, tahun 1890 dindingnya diganti dengan kayu yang berukir bermotif berbagai bangsa Persia, Romawi, Mesir dan motif lokal. Pembangunannya selesai pada tahun 1902, keunikannya adalah arsitekur bangunan dengan mengikuti model masjid masa lampau.

3. Danau Kerinci
Kita dapat melihatnya dari daerah Pesanggrahan, Tanjung Hatta adalah tempat Bung Hatta menikmati panorama Danau Kerinci dan menanam pohon disana. Desa Saleman terdapat Rumah Laheik yang merupakan rumah khas Kerinci dan di sekitar Danau Kerinci terdapat sejumlah batu berukir yang diduga peninggalan manusia megalit.

Suatu desa di Kabupaten Kerinci ini memiliki potensi wisata alam dan budaya yang dikelilingi oleh perbukitan dan pegunungan. Salah satu gunung yang diberi nama Gunung Betuah memiliki keunikan sebagai gunung yang sangat sulit didaki. Masyarakat lokal dan turis mancanegara sudah berupaya namun tetap belum bisa ditaklukkan.
Di daerah sekitar Gunung Betuah terdapat 5 buah Danau yang masih alami dengan karakteristik warna air dan jenis ikan yang berbeda pada tiap danaunya. Contohnya Danau Kaco, yang didalamnya bisa ditemukan Ikan Semah dan mempunyai tampilan air berwarna biru.
Di kaki Gunung Betuah juga terdapat Hutan Adat yang masyarakat lokal menyebutnya sebagai Hutan Ulu Air. Masyarakat Lempur menerapkan sanksi adat yang ketat bagi perusak Hutan Ulu Air.
Di Desa Lempur Mudik juga terdapat benteng pertahanan Depati Parbo, seorang Pahlawan Perjuangan Kerinci yang bertempur menghadang belanda dari Bengkulu. Perang ini dikenal dengan Perang Menjuto.

5. Taman Nasional Kerinci Seblat
Merupakan perwakilan ekosistem hutan hujan dataran rendah serta beberapa ekosistem yang khas, memiliki 4000 jenis tumbuhan, terdapat 42 jenis mammalia, 10 jenis reptillia, 6 jenis amphibia, 6 jenis primate dan 306 jenis burung.

6. Arum Jeram Merangin

7. Taman Nasional Bukit Dua Belas

8. Taman Nasional Bukit 30

9. Hutan Harapan

10. Kota Seberang Jambi
Kota Seberang akan dijadikan kawasan cagar budaya, karena dipisahkan oleh Sungai Batanghari memiliki banyak nilai peninggalan sejarah dan budaya masa lampau, diantaranya rumah tua yang berumur ratusan tahun yang berarsitektur China dan Melayu. Pusat kerajinan batik Jambi juga terletak disini.

11. Museum Negeri Jambi

12. Candi Muaro Jambi

13. Taman Nasional Berbak

14. Pulau Berhala
Memiliki panorama pantai pasir putih dan batuan vulkanik yang sangat indah. Terdapat pula Benteng peninggalan Jepang pada salah satu bukit di Pulau Berhala.

Kalau lo belum pernah kunjungi Semua itu Jangan pernah Lo bilang kalau lo udah pernah ke Jambi ! 
Dan makan khas nya yang paling gue suka 

· Makanan Khas

1. Tempoyak merupakan makanan yang berasal dari buah durian yang difermentasikan, dan bisa juga dibuat Gulai Tempoyak.

2. Gulai Tepe Ikan terbuat dari ikan gabus yang dihaluskan dan dicampur tepung dan telur.

3. Malbi adalah masakan gulai daging, namun memiliki citarasa manis karena dimasak dengan kecap dan sedikit gula merah.

4. Gulai Ikan Patin bisa dimasak dengan Tempoyak tetapi sebagia orang mengganti Tempoyak dengan santan kelapa untuk menghindari baud an rasa Tempoyak yang cukup menyengat.

5. Padamaran terbuat dari tepung beras, santan dan gula merah sebagai pemanis. Bahan-bahan ini kemudian ditempatkan di sebuah cup yang terbuat dari daun pisang lalu dikukus hingga matang.

6. Dendeng Batokok adalah irisan daging sapi yang direbus dalam air kelapa yang telah dibumbui bawang putih dan jahe.

7. Nasi Minyak adalah beras yang dimasak dengan susu, saus tomat, minyak samin dan rempah-rempah, Nasi Minyak biasanya disajikan pada saat acara-acara khusus. 
 Gue jamin Lo Gak akan Nyesal Kalau Lo Datang Kesini !! 


ini di ikut sertakan kedalam Lomba Blof www.pipetmagz.com

Lomba Blog Pipetmagz

5 komentar: