Selasa, 06 Agustus 2013

Cara bermain basket dengan baik dan benar

Bola basket adalah olahraga bola berkelompok yang terdiri atas dua tim beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dimainkan di ruang olahraga tertutup dan hanya memerlukan lapangan yang relatif kecil. Selain itu, bola basket mudah dipelajari karena bentuk bolanya yang besar, sehingga tidak menyulitkan pemain ketika memantulkan atau melempar bola tersebut.

Sebagai seorang pemula sebaiknya kita pertama-tama melatih diri men-dribble bola dengan menggunakan tangan kanan selanjutnya jika telah mahir bisa berlatih dengan menggunakan tangan kiri dan setelah itu jika telah mahir barulah menggunakan kedua tangan agar bisa menggabungkannya menjadi satu. Selanjutnya berlatih shooting didekat ring setelah mahir barulah berlatih shooting diarea free throw, setelah mahir kemudian bisa berlatih diarea 3 point. Selain itu untuk pemula juga sebaiknya bisa berlatih lay up. Untuk menjadi seorang pemain basket yang handal perlu dengan usaha keras dan terus berlatih. Cara atau teknik dasar pada permainan Bola Basket:



A. CATCHING DAN PASSING

Mengoper/mengumpan/melempar adalah istilah yang selalu berhubungan dengan menangkap (catching) dikenal dengan menerima bola. Lemparan biasanya dilakukan dengan 2 bahkan dengan 1 tangan serta harus cepat, tepat dan keras, tetapi tidak liar/melebar sehingga mudah dapat dikuasai oleh kawan yang menerimanya. Namun untuk pengoperan tidaklah semudah yang orang duga, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengoper bola antara lain:
Mengarahkan bola pada sasaran harus terhindar dari serobotan (intercept) lawan.
  • Timing harus tepat
  • Menggunakan perasaan (feeling)
  • Hindari lemparan yang menyilang
  • Agar dapat melakukan operan dengan benar harus bisa menguasai macam-macam teknik dasar dalam melempar bola dan menangkapnya dengan baik.
  • Adapun teknik dasar tersebut adalah antara lain:
  1. Chest Pass (Operan dada)
  2. Bounce Pass (Operan pantulan)
  3. Over Head Pass (Operan/lemparan dari atas kepala)
  4. Baseball Pass (Lemparan jarak jauh/fast break)
Pada umumnya untuk pemain pemula yang diberikan terlebih dahulu hanya 3 macam passing seperti yang 3 diatas, sedangkan untuk yang baseball pass biasanya diberikan setelah para pemula dapat melakukan gerakan yang lain dengan baik.
B. DRIBBLING

Yaitu menggiring bola, cara inilah yang digunakan dalam permainan untuk membawa bola kesegala arah dengan lebih dari satu langkah asal bola selalu dipantulkan dan merupakan suatu usaha untuk mengamankan bola dari rampasan lawan, sebab dengan cara seperti ini ia dapat bergerak dengan bebas menjauhkan lawan sambil memantulkan bola kearah yang ia tuju. Ada beberapa cara menggiring bola antara lain:
Menggiring bola rendah (untuk control bola)
Menggiring bola tinggi (untuk kecepatan)
Menggiring campuran…
Menggiring bola ini dilatih dari hal yang mudah yaitu dengan sikap ditempat atau berhenti kemudian berjalan dan terakhir barulah berlari setelah agak mahir, berikutnya diberikan latihan dengan menggunakan rintangan untuk lebih mempersulit dribbling atau menggiring bola.
C. SHOOTING

Menembak atau shooting adalah tahap akhir dalam setiap permainan, juga termasuk ensure yang menentukan sebuah kemenangan dalam pertandingan, sebab kemenangan ditentukan oleh banyaknya bola yang masuk dalam keranjang (basket) pada setiap serangan yang selalu berusaha untuk dapat melakukan tembakan atau shooting. Dasar-dasar teknik menembak sama dengan teknik operan, disamping itu juga tepat atau tidaknya mekanika gerakan dalam menembak menentukan baik tidaknya tembakan.
Shooting harus dilakukan sesering mungkin untuk melatih anak merasakan gerakan dengan benar serta dapat terlatih ketepatannya. Untuk itu para atlit junior biasanya menekankan latihan pada dua macam cara dalam melakukan shooting antara lain:
One Hand Shoot (tembakan satu tangan)
Two Hand Shoot (tembakan dua tangan)
D. PIVOT

Teknik ini biasanya diperlukan untuk mengatasi aturan tentang diperkenankannya seorang pemain yang sedang memegang bola sambil berjalan atau berlari. Bahkan seorang pemain yang sedang memegang bola tidak diperkenankan melangkah lebih dari satu langkah tanpa mendribble bola. Untuk itulah, agar dia bisa menghindari dari serangan lawan maka dia diperbolehkan melakukan pivot. Gerakan memutar pada poros (pivot) bermanfaat untuk menghindari dari serangan lawan, yaitu dengan cara satu kaki bertumpu pada poros untuk mengubah arah badan kesegala arah. Kaki yang bertumpu tidak boleh bergerak atau melangkah kesegala arah khususnya pada saat memegang bola, ini dilakukan agar bola dapat dijauhkan dari jangkauan lawan. Ada dua bentuk pivot yaitu:
In Front Pivot (Front Turn) dan Reverse Pivot (Reverse Turn)
E. REBOUND

Mengambil bola pantulan papan atau ring atau merayah bola merupakan teknik dasar yang harus dikuasai oleh seorang pemain, karena dapat dimaklumi kemenangan dalam merayah bola merupakan suatu kesempatan untuk melakukan serangan berikutnya. Rebound merupakan suatu usaha untuk mengambil atau menangkap bola pantul dari papan atau keranjang akibat dari tembakan yang tidak sukses. Beberapa pakar basket mengatakan “Kalau tidak dapat memenangkan bola rebound maka tim anda tak akan menang”. In bisa dibenarkan dengan alasan memenangkan bola rebound berarti kita memiliki kesempatan kembali untuk shooting/nembak.
Teknik merayah bola (rebound) dibagi dua bagian yaitu:
  • Defensive Rebound (merayah bola pada saat bertahan)
  • Offensive Rebound (merayah bola pada saat menyerang)
Latihan Rebound atau merayah bola harus dilakukan sesering mungkin karena memerlukan waktu (timing) yang baik. Maka sebaiknya saat masih junior sering diberikan latihan sehingga para pemain sudah dapat merasakan gerakan dengan baik dan memiliki ketepatan waktu (timing) dan menutup lawan.
By : Cindy Angelina

And Visit Our Other Posts too:

1 komentar: